GERBANG TATA BANGUN JAYA

         Suku Batak atau juga sering di sebut Bangso Batak sangat menjaga silsilah keluarga. Wajib bagi suku Batak mengetahui silsilah keluarga terlebih agar di perantauan nanti jika bertemu semarga nya dapat mengetahui posisi nya. Apakah dia yang paling tua atau paling muda sekaligus semakin menambah rasa persaudaraan.

Berikut ini silsilah toga Sitio yang berasal dari Silimatali Samosir Sumut.



Bagi orang tua bermarga Sitio yang mengetahui silsilah ini, dapat kiranya menyempurnakan lagi dengan menambah silsilah berikutnya agar lebih lengkap.


Efek P-Delta

 

        Analisa struktur orde pertama dari bangunan kolom/dinding vertikal yang secara simultan menerima gaya transversal dan aksial gravitasi (vertikal), hanya akan menghasilkan perpindahan horizontal yang diakibatkan gaya lateral saja. Pengaruh interaksi aksial gravitasi terhadap perpindahan horizontal tidak diperhitungkan dalam analisis dan dianggap tidak ada.  Kenyataannya, saat beban transversal bekerja yang menyebabkan drift (perpindahan horizontal) akan menghasilkan suatu eksentrisitas beban gravitasi terhadap sumbu vertikal kolom atau dinding. Eksentrisitas tersebut akan menghasilkan momen tambahan internal yang dapat mempengaruhi momen hasil analisis orde pertama. Pengaruh beban gravitasi P pada perpindahan horizontal Δ dikenal dengan sebutan efek P-Delta, sedangkan analisanya adalah analisa orde ke-2 atau analisa P-Delta.

        Tambahan lendutan dan momen akibat efek P-Delta pada analisa orde ke-2, pada umumnya kecil untuk type bangunan umum, kira-kira 5% dari hasil analisis orde pertama. Akan tetapi, jika strukturnya fleksibel (kolomnya langsing) dan beban aksial yang dipikul besar (bangunan bertingkat banyak), efek P-Delta tidak dapat diabaikan dalam desain.

        Pada aplikasi perhitungan struktur bangunan contoh Aplikasi Computer Etabs telah memasukkan formulasi untuk analisa P-Delta dan program aplikasi struktur lainnya. Jika diaktifkan, program akan memperhitungkan pengaruh beban aksial yang besar terhadap perilaku momen lentur transversal. Gaya aksial tekan akan mengurangi kekakuan lentur, sedangkan gaya aksial tarik memperkaku. Option P-Delta sangat berguna untuk memperhitungkan pengaruh beban gravitasi terhadap kekakuan lateral bangunan bertingkat yang diatur dalam spesifikasi khusus pada peraturan perencanaan, seperti ACI dan AISC. Pada bangunan yang bergoyang (sway) untuk desain beton, pembesaran momen harus dilakukan dengan analisa orde ke-2. Oleh karena itu, dalam perencanaan struktur beton bertulang seperti itu, analisa P-delta diperlukan.

        Kecuali itu, dapat juga digunakan untuk menganalisa struktur kabel, seperti yang terdapat pada jembatan gantung, jembatan cable-stayed, dan pengangkuran pada menara (guyed tower), atau aplikasi lain yang sejenis.

        Pengaruh P-Delta secara nyata mengubah karakteristik struktur sehingga berpengaruh terhadap hasil analisa termasuk analisa statik/dinamik, garis pengaruh, dan beban bergerak pada jembatan.  





CARA CAT MELINDUNGI BESI

Korosi adalah proses metal menjadi karat. Untuk menjaga tidak terjadi korosi pada metal, diperlukan lapisan pelindung cat. Sehingga fungsi cat adalah menutup/melindungi metal dari air dan oksigen. 

3 cara cat melindungi dari besi

1. Barrier Effect

Contoh cat Jotamastic 87 dengan ketebalan rata-rata 150 - 300 MIC DFT dan Marathon dengan ketebalan rata-rata 500 - 1000 MIC DFT jenis high-build polyester (Baltoflake) pada lapisan ini memiliki  Glass Flake semacam dinding-dinding garis yang menahan air. Glass Flake ini juga memiliki kemampuan memberi kekuatan impack pada objeck. Tidak ada cat yang tidak tembus air, sehingga semakin tebal "h" maka ion air semakin lama tembus menuju besi.



2. Inibitor Effect

Cat dasar primer merupakan cat anti korosi yang pada dasarnya mengandung pigment yang berfungsi untuk mencegah korosi atau karat. Contoh cat Alkyd Primer yang memiliki pigmen zinc phospate. Ada 3 pigmen yang dipakai pada pembuatan alkyd primer yaitu pigmen red lead, pigmen Lead atau Zinc Chromate dan pigmen Zinc Phospate. Namun pada perkembangan sekarang pigmen yang dipakai pada alkyd primer adalah zinch Phospate.


3. Katodic Effect

Cat yang memiliki kemampuan ini adalah semua cat jenis Zinc. Contoh Resist86 artinya cat yang memiliki zinc 86% dari keseluruhan cat nya.


SYARAT DAFTAR VENDOR

 Apakah anda pernah dengan istilah vendor list? Dalam dunia industri/proyek arti vendor adalah pihak yang berperan sebagai penyedia barang/jasa. Perusahaan besar baik perusahaan kontraktor maupun non kontraktor yang jika ada proyek sedang dikerjakan atau akan ada proyek, biasanya mereka hanya akan menyertakan perusahaan kontraktor yang sudah masuk dalam daftar vendor nya yang disebut vendor list.

Mengapa mesti demikian, karena demi menjaga kualitas pekerjaan. Tentu demikian pihak kontraktor yang masuk vendor list tersebut, pekerjaan nya sudah mengikuti standar pemilik proyek. Tidak hanya hasil pekerjaan, kontraktor yang masuk dalam vendor list juga harus lulus sejumlah dokumen adiministrasi. Jadi biasanya, kontraktor yang ingin masuk menjadi vendor sebuah perusahaan besar agar dipanggil ikut tender pekerjaan nya kelak, terlebih dahulu mendaftkan perusahaan nya dengan sejumlah persyaratan dokumen.

Berikut sejumlah dokumen yang biasanya diminta untuk menjadi siarat kelulusan vendor dalam sebuah perusahaan besar.

 1. SURAT IJIN USAHA (SIUJK/SBUJK, SIUP, DLL)

2. AKTE PENDIRIAN PERUSAHAAN

3. TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (DAPAT MELAMPIRKAN NIB ATAU NOMOR INDUK BERUSAHA BEERTA LAMPIRANNYA)

4. PENGUSAHA KENA PAJAK (PKP), NPWP

5. BUKTI SPT TAHUNAN PPh BADAN dan SSP 3 BULAN TERAKHIR

6. COMPANY PROFILE

7. DAFTAR SUMBER DAYA ALAT DAN BUKTI KEPEMILIKAN (DILEGALISISR DENGAN TTD TAGAN DIREKTUR DAN STEMPEL BASAH PERUSAHAAN)

8. PENGALAMAN KERJA SESUAI DENGAN KRITERIA PENGELOMPOKAN PERUSAHAAN   (DILEGALISISR DENGAN TTD TANGAN DIREKTUR DAN STEMPEL BASAH PERUSAHAAN)

9. DAFTAR SUMBER DAYA PERSONIL/STRUKTUR ORGANISASI  (DILEGALISIR DENGAN TTD TANGAN DIREKTUR DAN STEMPEL BASAH PERUSAHAAN)

10. NERACA KEUANGAN / LAPORAN KEUANGAN 3 TAHUN TERAKHIR

11. SURAT TIDAK DALAM PENGAWASAN PENGADILAN, TIDAK BANGKUT, KEGIATAN USAHANYA TIDAK SEDANG DIHENTIKAN DAN/ATAU SEDANG MENJALANI SANKSI PIDANA.

12. DOKUMEN KOMITMEN KEBIJAKAN KESELAMATAN KERJA, KESEHATAN DAN LINGKUNGAN

13. NAMA DAN JABATAN ORANG YANG BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP KESELAMATAN KERJA, KESEHATAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN. 


Demikian dokumen yang biasa dimintakan untuk pendaftaran vendor pada perusahana besar.

semoga bermanfaat.

PENJELASAN UMUM SISTEM JEMBATAN RANGKA BAJA

 Tipe struktur bangunan atas jembatan standar rangka baja permanen  tipe Warren Tertutup yang terdiri dari komponen-komponen baja yang dirakit dengan sistem sambungan baut sehingga membentuk suatu rangkaian jembatan rangka baja yang utuh.   




Jembatan standar rangka baja permanen ini terdiri dari 3 (tiga)  komponen, yaitu: 

1. Komponen utama : Batang atas (top chord), Batang bawah (bottomchord), Batang diagonal (diagonal chord), Gelagar melintang (cross girder), Gelagar memanjang (stringer), Mur dan Baut (bolt and nut). 

2. Komponen Sekunder : Ikatan angin atas (top bracing), angle splice, filler Plate

3. Komponen Pelengkap : Bantalan karet penahan gempa (elastomeric bearing), Penahan lateral (lateral stopper), Pipa sandaran (railing), Pelat lantai baja gelombang (corrugated steel deck plate),  Sambungan ujung lantai (expansion joint) serta peralatan (tool kit) untuk keperluan perakitan jembatan. 


Lantai jembatan merupakan struktur beton yang berada di atas bekisting pelat lantai baja gelombang (corrugated Steel deck plate) yang ditopang oleh gelagar baja memanjang (stringer) di antara gelagar baja melintang (cross girder), gelagar baja melintang bersifat non-komposit dengan balok lantai beton. Untuk kemudahan dalam pelaksanaan perakitan jembatan, semua komponen jembatan diberi tanda/marking yang jelas sesuai dengan urutan yang diperlihatkan pada gambar perakitan (lihat lampiran erection drawing). Semua komponen rangka baja dan baut digalvanisasi dan menggunakan tumpuan karet (elastomer). Perakitan jembatan rangka ini direncanakan dapat dilakukan di lokasi pembangunan jembatan secara bertahap dengan bermacam alternatif sistem perakitan jembatan, antara lain: sistem perancah, semi kantilever (kantilever sebagian) maupun kantilever penuh. Sistem perakitan jembatan akan dibahas lebih lanjut pada bab tersendiri.